01 April 2015

Pemerintah Mulai 'Gebyah Uyah'


Siomponk.Com - Ketakutan terhadap sesuati akan menimbulkan kepanikan, tetapi tidak selayaknya jika pemerintah dengan kepanikannya kemudian memutuskan sesuatunya dengan asal "gebyah uyah", memukul sama rata.

Indonesia memang tidak setuju bahkan terang-terangan menyatakan akan melawan paham ISIS, dan kemudian banyak sudah orang-orang yang tidak ada sangkut pautannya dengan ISIS tersebut ditangkap.

Adapun saya sebut "Gebyah Uyah" karena menutup situs-situs Islam dengan domain .Com tanpa memeriksa keseluruhan artikel yang ada.



Kemudian pihak BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) memberikan pernyataan bahwanya Dalam pertemuan pemimpin redaksi media Islam dengan Kominfo yang menghadirkan Irfan Idris, direktur Deradikalisasi BNPT, ia mengungkapkan alasan tersebut. Menurutnya, situs Islam diblokir karena menggunakan domain dot com (.com) yang merupakan domain untuk negara Amerika Serikat. Menurutnya, yang diperbolehkan di Indonesia adalah situs dengan domain dot co dot id (.co.id).



Hellow pak Mentri KOMINFO, ada berapa banyak domain .COM di Indonesia ini....????
Mau diblokir semua.....?????
DETIK.COM, FACEBOOK.COM, TWITTER.COM, KLIKBCA.COM, SIOMPONK.COM (yang terakhir numpang promosi....)

Hal ini ditanggapi Yola Damayanti, jurnalis sekaligus netizen yang hadir dalam pertemuan tersebut, "Nih orang BNPT bodoh atau ngeles yak, kalo gitu berapa banyak situs yang harus diblokir karena pakai .com #KembalikanMediaIslam "

"Irfan Idris itu direktur deradikalisasi nya BNPT lho, masa kasih argumen yang mengada2, kok bisa kerja di BNPT," tambahnya.

Pak Presiden, carilah Mentri yang berpikiran luas dengan wawasan yang luas pula....
Jangan Mentri yang taunya "sendiko dawuh" tanpa berpikir rasional.....

#KembalikanMediaIslam
Previous Post
Next Post

Hal terpenting dalam pacaran adalah bukan dari Perbedaan Umur...
Tapi yang terpenting adalah Perbedaan Kelamin...

0 komentar:

PERATURAN BERKOMENTAR:

- Gunakan BAHASA yang baik dalam berkomentar
- Dilarang SPAM dalam berkomentar
- Dilarang SARA dan SARU dalam berkomentar
- Dilarang OOT dalam berkomentar

Jika terdapat hal demikian pada komentar anda, kami akan menghapus komentar anda tersebut.